Ketua DPRD Sulteng Hadiri Haul Guru Tua, Tegaskan Peran Keteladanan dalam Pembangunan Daerah
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Arus Abdul Karim, menghadiri peringatan Haul Guru Tua Habib Idrus bin Salim Aljufri yang dipadati ribuan jamaah di Komples Pengurus Pusat PB Al-Khairaat di Jln Sis Al-Jufri, Kota Palu, Rabu (1/4/2026).

Kehadiran Ketua DPRD Sulteng sebagai unsur legislatif menunjukkan dukungan terhadap pelestarian nilai-nilai keagamaan dan pendidikan yang diwariskan oleh Guru Tua, khususnya dalam memperkuat moralitas masyarakat dan pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Arus Abdul Karim menegaskan bahwa sosok Guru Tua tidak hanya dikenang sebagai ulama besar, tetapi juga sebagai tokoh pendidikan yang telah membangun fondasi peradaban di kawasan Indonesia Timur.
"Keteladanan Guru Tua harus terus kita hidupkan, terutama dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki semangat persatuan," ujarnya.
Peringatan Haul Guru Tua tahun ini turut dihadiri sejumlah pejabat nasional dan daerah, di antaranya Menteri Agama RI, Menteri ATR/BPN, Ketua Bawaslu, Anggota DPR RI Dapil Sulteng Muhidin M. Said, Gubernur Sulteng Anwar Hafid, serta mantan Gubernur Sulteng Rusdi Mastura.
Selain itu, hadir pula unsur Forkopimda, PJU lingkup OPD Provinsi Sulteng dan Pemkot Palu, Ketua MUI Kota Palu, serta jajaran Pengurus Besar (PB) Alkhairaat.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, Dr. H. Junaidin, menekankan bahwa nilai cinta yang diajarkan Guru Tua menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial.
"Cinta yang diajarkan Guru Tua menjadi solusi dalam menjaga harmoni, memperkuat persatuan, dan membangun peradaban yang berkeadaban. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita tidak hanya mengenang beliau, tetapi juga melanjutkan perjuangan dengan menghidupkan kembali sistem pendidikan yang berlandaskan cinta, toleransi, dan keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Peringatan Haul Guru Tua tahun 2026 mengangkat tema "Meneguhkan Spirit Keteladanan Guru Tua dalam Bingkai Ilmu dan Akhlak", yang menjadi pengingat akan pentingnya mengintegrasikan nilai keilmuan dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai unsur legislatif, kehadiran Ketua DPRD Sulteng dalam momentum ini menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan dan pendidikan di daerah, sekaligus memastikan bahwa warisan pemikiran Guru Tua tetap menjadi pijakan dalam arah kebijakan pembangunan Sulawesi Tengah. (Abdy HM).
Sumber : Fakta Sulteng
Link berita: https://www.faktasulteng.id/pemda/ketua-dprd-sulteng-hadiri-haul-guru-tua-tegaskan-peran-keteladanan-dalam-pembangunan-daerah-2344











