DPRD Sulteng Sambut Pre-Launching Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Menuju Internasional
PALU — Momentum bersejarah menuju internasionalisasi Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri mendapat dukungan penuh dari DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Ibu Dr. Hj. Vera R. Mastura, yang mewakili Ketua DPRD Sulteng, hadir dan Pre-Launching Bandara Mutiara Sis Al-Jufri menjadi Bandara Internasional yang digelar di Sriti Convention Hall, Kamis (12/2/2026).

Kehadiran Vera Mastura bukan sekadar formalitas representasi kelembagaan. Ia menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal proses peningkatan status bandara yang diyakini menjadi pintu gerbang baru menuju konektivitas global.
Sejak awal kedatangannya, Vera Mastura bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., disambut secara adat melalui penyematan siga khas Suku Kaili sebagai simbol penghormatan kepada tamu terhormat. Suasana kental nuansa budaya itu menandai keseriusan daerah dalam menyambut era baru transportasi udara internasional dengan tujuan Quanzhaou(China) -Palu dengan durasi penerbangan berkisar 4 jam.
Acara diawali dengan sambutan Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Capt. Mochamad Mauludin. Ia menegaskan bahwa pre-launching ini sejalan dengan arahan nasional untuk memperkuat konektivitas antarnegara sekaligus menghidupkan kembali lalu lintas penerbangan pasca pandemi.
“Arahan tersebut dilandasi tujuan besar, yaitu untuk memperkuat konektivitas antar negara, dan sekaligus mendorong peningkatan kembali lalu lintas penerbangan yang sempat mengalami penurunan signifikan akibat pandemi,” ujar Capt. Mauludin.
Penampilan tarian Morambanga dari Sanggar Seni Avobulava turut menyemarakkan kegiatan sebelum Wakil Gubernur menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.
sementara itu, sorotan utama tertuju pada pernyataan tegas Vera Mastura. politisi Gerindra ini menyatakan, rasa bangga atas dibukanya jalur internasional Palu–Guangzhou yang dinilai sebagai lompatan besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.


“Saya selaku wakil rakyat sangat bangga dengan adanya jalur penerbangan internasional Palu–Guangzhou. Ini merupakan keuntungan besar bagi daerah kita untuk meningkatkan perekonomian, memperluas akses perdagangan, dan menarik investasi,” tegas Vera Mastura.
Menurutnya, bandara internasional bukan hanya simbol kemajuan infrastruktur, melainkan instrumen strategis pembangunan. Dengan terbukanya konektivitas langsung ke luar negeri, peluang ekspor komoditas unggulan, peningkatan kunjungan wisata, hingga penguatan sektor jasa dan UMKM diyakini akan semakin terbuka.
Vera juga menegaskan bahwa DPRD Provinsi Sulawesi Tengah siap mendukung kebijakan serta penguatan regulasi dan penganggaran yang diperlukan agar Bandara Mutiara Sis Al-Jufri benar-benar optimal sebagai bandara internasional.
“Ini bukan hanya tentang pesawat yang terbang ke luar negeri, tetapi tentang masa depan ekonomi Sulawesi Tengah,” tandasnya.
Pre-launching ini menjadi tonggak awal kebangkitan konektivitas global Bumi Tadulako. Dengan dukungan legislatif yang kuat, Sulawesi Tengah kini bersiap membuka gerbang dunia melalui Bandara Mutiara Sis Al-Jufri.
Penulis : Hezron




