Arnila H. M. Ali Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Sulteng, Komitmen Soal Kebijakan Inklusif dan Berkeadilan
Arnila H. M. Ali resmi menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) usai menjalani pelantikan pada Kamis, 2 April 2026, di Gedung DPRD Sulteng.

Politisi Nasdem yang sebelumnya menjabat Ketua Komisi III DPRD Sulteng itu menggantikan posisi sejawatnya, Aristan.
Dalam momentum pelantikannya, Arnila menegaskan komitmen untuk melanjutkan sekaligus memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran DPRD dengan pendekatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berkomitmen menghadirkan kerja-kerja politik yang tidak hanya prosedural, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Arnila menekankan pentingnya arah kebijakan yang inklusif dan berkeadilan sosial sebagai landasan kerja ke depan. Ia menyampaikan bahwa isu perempuan, disabilitas, dan kepemudaan akan menjadi bagian integral dari agenda pembangunan daerah.
Menurutnya, pengarusutamaan gender harus diwujudkan dalam kebijakan yang konkret, termasuk perlindungan dan pemberdayaan perempuan dalam sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Di sisi lain, perhatian terhadap kelompok disabilitas perlu ditingkatkan melalui penyediaan akses layanan publik yang ramah dan setara.
Tak kalah penting, Arnila juga mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam proses pembangunan daerah. Ia meyakini bahwa kepemudaan merupakan pilar strategis dalam mendorong inovasi dan kemajuan Sulawesi Tengah.








“Pembangunan yang kita dorong harus bersifat inklusif, membuka ruang partisipasi bagi semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Ini bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga soal keberpihakan,” tegas perempuan yang akrab disapa Haji Cica itu.
Dengan latar belakang pengalaman di Komisi III Bidang Pembangunan, Arnila diharapkan mampu memperkuat sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi DPRD Provinsi Sulawesi Tengah untuk terus meningkatkan kinerja kelembagaan dalam menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. ***
- Humas DPRD Sulteng







