Loading...
Rapat Koordinasi Pelaksanaan RESES Ditengah Pandemik Virus Corona Masa Sidang II Tahun 2020
 Selasa, 05 Mei 2020

Sumber : HumPro Setwan DPRD Prov. Sulteng/RC

Menyikapi pandemik wabah corona yg belum bisa dipastikan kapan akan  berakhir,  DPRD Sulteng mengambil inisitif melakukan modifikasi kegiatan reses yang menjadi salah satu kewajiban DPRD dalam menjalankan tugasnya selama ini ditengah masa wabah Covid 19 dengan cara diantaranya adalah anggaran makan minum diubah menjadi bantuan sembako ke masyarakat di dapil masing masing, guna menyikapi hal tersebut DPRD Sulteng  menggelar  rapat terbatas  pada Selasa (05/5/20) tentang perubahan keputusan pimpinan DPRD Sulteng Nomor 160/377/DPRD. Rapat tersebut digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Sulteng dengan standar protokol Covid 19.

Rapat yg dipimpin oleh Wakil Ketua II Hj. Zalzulmida A Djanggola, SH.,CN  yang didampingi Wakil Ketua III H Muharram Nurdin, S.Sos.,M.Si serta dihadiri oleh instansi terkait masing masing dari  Inspektorat,  Biro Hukum, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Dinas Kesehatan dan Polda Sulteng, dalam rapat tersebut juga dihadiri Sekwan Hj Tuty Zarfiana SH.,M.Si, Kabag di lingkungan Setwan Provinsi Sulteng.

Hj. Zalzumidah A Djanggola, SH.,CN dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta rapat bahwa kami sebagai wakil rakyat mempunyai tugas salah satu adalah Reses (penyerapan aspirasi) dengan melakukan pertemuan atau mencari aspirasi masyarakat yang ada di dapil masing-masing namun dalam hal ini anggota DPRD tidak bisa melakukannya karena adanya pandemi corona namun aspirasi masyarakat  harus tetap di jaring dan disalurkan, untuk itu kami mencari jalan keluarnya dan melakukan rapat koordinasi dengan beberapa OPD terkait. 

Dalam kesempatannya Muharam Nurdin, S.Sos., M.Si mengatakan bahwa rapat kali ini untuk merumuskan tata cara penggunaan dana reses di masa wabah Covid-19 atas pertimbangan dari aspirasi masyarakat maka kami berinisiatif untuk memodifikasi pelaksanaan reses di masa wabah Covid-19 dengan peraturan sesuai standar protokol Covid-19. Ada sejumlah dinamika pembicaraan yg berkembang, misalnya dari sisi teknis pertanggung jawaban, teknis penyaluran dan sejumlah  pertimbangan  lainnya terutama aspek hukum menjadi hal yang penting jangan sampai tujuannya mulia tapi menjadi masalah dikemudian hari.

Di akhir rapat pimpinan menyimpulkan bahwa metode reses di tengah wabah Covid-19 bisa digunakan untuk membagikan sembako dengan mengubah kodenisasi pada DPA dari 521 ke 524. Ini cara pertama yang dimiliki dan harus dibicara bersama Dinas Sosial.

Bagikan :
Beri Komentar :