Loading...
Penjurian Desain Masjid Raya Darussalam Palu
 Rabu, 20 Mei 2020

Sumber : HumPro Setwan DPRD Prov. Sulteng/RC

Rabu, 20 Mei 2020, ketua komisi IV DPRD Prov. Sulteng Dr. Ir. Alimuddin Paada, M.S menghadiri kegiatan Penjurian Tahap II Sayembara Desain Masjid Agung Darussalam Sulawesi Tengah di ruang Polibu kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Pada kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ketua Tim Juri, serta kepala dinas bina marga tata ruang provinsi sulawesi tengah.

Dalam sambutan Gubernur mengatakan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah telah mengubah status masjid agung menjadi masjid raya sesuai keputusan direktur jenderal bimbingan masyarakat islam No:DJ.II/802 Tahun 2014 tentang standar pembinaan manajemen masjid. Hal ini sesuai yang tercantum pada poin c bab III tipologi masjid mengenai status masjid raya yang berada di ibu kota provinsi.

Penyelenggaraan sayembara desain masjid raya darussalam Sulawesi Tengah ini tidak terlepas dari dampak bencana alam gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi 28 september 2018 yang melanda sebagian wilayah provinsi Sulawesi Tengah, sehingga masjid agung darussalam mengalami rusak berat dan tidak dapat digunakan sebagai tempat beribadah.

Dan setelah melalui proses yang panjang pada akhirnya telah ditetapkan nominator 3 (tiga) besar sayembara desain masjid raya darussalam yang kiranya semua peserta dapat menyampaikan gagasan terbaiknya serta dapat mempertanggung jawabkan karyanya dihadapan tim juri. Diakhir sambutannya Gubernur berharap pembangunan masjid raya darussalam Sulawesi Tengah dapat berperan sebagai pusat kegiatan keislaman, yang merupakan wadah yang menampung berbagai kegiatan keislaman yang terdiri dari kegiatan ibadah, pendidikan mu'amalah dan dakwah, serta informasi keislaman serta menjadi salah satu ikon baru provinsi Sulawesi Tengah serta menjadi ikon religiusitas masyarakat Sulawesi Tengah yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Bagikan :
Beri Komentar :